Selasa, 24 November 2015

Lirik Lagu EXO - Lightsaber

Diposting oleh Unknown di 20.47 0 komentar



[Baekhyun] Neon oeroun kkocc
Chagapge eoreun nunbicc

[Suho] Gipsugi sumeun byeolbicc
Geu jiteun eodum sok
Gin jame ppajin neoreul
Kkaewonael suman issdamyeon
[Chen] Meolli chanranhage ppeodeun bicceul ttarawa
Yeogi chaoreuneun nunbusimeul neukkyeobwa
[KAI] Neoui sesange naega daheul ttae
Kkaeeona neoreul piwonae eh eh eh
[D.O] Soneul naemin neol jikireo igoseul
Chaja hemaessdeon neoreul wihan savior
[Lay] Amheuk sok naega soneul jabeulge
A life saver, Lightsaber X 4 [Chen]
Lightsaber (trop)
[Baekhyun] Oh Lightsaber oh
Light Light Light Light Light Woo Oh Woo Oh
Light Light Light Light Lightsaber
Light Light Light Light Light Woo Oh Woo Oh
Light Light Light Light Lightsaber
[Chen] Eoreossdeon neoui mameul noga naerige hae
[D.O] Geu soge ijen neowa naega biccui chumeul chwo
[Chanyeol] Here we go
Danger wiheomhae eodume bicci bakhin moyangsaen
Deo seodulleo meondong teugi jeon
Nugudo mot boge neoreul deryeowa nae yeope
Gogael sugyeo hayahge taneun naui geurimjareul ttaraomyeon dwae
Gwedohaneun sigong sogeseo
Jogeumssik seonmyeonghaejineun chalna nuneul gama jamsi
[Baekhyun] Light Light Light Light Light Woo Oh Woo Oh
Light Light Light Light Lightsaber
Light Light Light Light Light Woo Oh Woo Oh
Lightsaber Lightsaber
[Sehun] Byeolcheoreom ssodajyeo eodumeul geoseulleo
Neoreul piwonael sigan
Gamchun neoui nunmulmajeo bicci nage
Saebyeok kkeute wasseo modu jejariro ganeun gil
Baro yeogie nae modeun geol nege julge
[Suho] Soneul naemin neol jikireo igoseul
Chaja hemaedeon neoreul wihan savior
[Baekhyun] Amheuk sok naega bicci dwaejulge
A life saver, Lightsaber
[Baekhyun] Light Light Light Light Light Woo Oh Woo Oh
Light Light Light Light Lightsaber
Light Light Light Light Light Woo Oh Woo Oh
Light Light Light Light Lightsaber X 5
Lightsaber

Senin, 02 November 2015

Lirik Lagu Xiumin (EXO) - You Are The One (OST Falling For Challenge)

Diposting oleh Unknown di 17.46 0 komentar




You are the one sarangeul hago sipeun geol
geudae barabolttaemyeon
You are my destiny ijeneun jogeum deo naege dagawa
rove it you geu moseup joha modeun geol da malhaejullae
saranghandago nappunirago haejwo

barame nallyeo gapjagi on deushan sarang
haengbogi mwonji alge hae jun
geudaeneun nae only one

Show me the love and so I will tell you at thit time
nae gwisgae soksagyeojullae saranghandago

You are the one sarangeul hago sipeun geol geudae barabolttaemyeon
You are my destiny ijeneun jogeum deo naege dagawa
rove it you geu moseup joha modeun geol da malhaejullae
saranghandago nappunirago haejwo

Show me the love and so I will tell you at thit time
cheoeumbuteo neukkimi wassjyo sarangirago

You are the one sarangeul hago sipeun geol
geudae barabolttaemyeon
You are my destiny ijeneun jogeum deo naege dagawa
rove it you geu moseup joha modeun geol da malhaejullae
saranghandago nappunirago haejwo

kkumi anilkka gakkeumeun duryeowo
geudae nareul bwayo yaksokhaejwoyo uri durirago

You are the one sarangeul hago sipeun geol geudae barabolttaemyeon
You are my destiny ijeneun jogeum deo naege dagawa
rove it you geu moseup joha modeun geol da malhaejullae
saranghandago nappunirago haejwo

Jumat, 02 Oktober 2015

Lirik Lagu The One - To My Love

Diposting oleh Unknown di 20.58 0 komentar



saranghaneun geudaeege gobaekhapnida
saranghaneun geudaeege yaksokhapnida
witaeropdeon nareul dasi guhaejun saram
geudael wihae saragapnida

gaseumi meeowa naui simjangi meomchwodo
nunmure garyeojyeo boiji anhado
ginagin sigan soge
meomchwobeorin nae gaseumeul ijen kkaewojwo
bicceuro dagawa
nae soneul jabajwo

huhoe eopsi saragago sipeojipnida
sesangeul ilheodo nan geudaemyeon doepnida
geudaereul saranghami joerago hasimyeon
geu modeun beol batgessseupnida

gaseumi meeowa naui simjangi meomchwodo
nunmure garyeojyeo boiji anhado
ginagin sigan soge
meomchwobeorin nae gaseumeul ijen kkaewojwo
bicceuro dagawa
nae soneul jabajwo

geuriwoseo bulleoboneun
geudae ireum se geulja

nae jeonbuipnida
you are my everything
nae moksori deullisinayo
you are my everything
ganjeolhan maeumeul
hanaman gieokhaeyo
sesange geudael saranghal han saram
baro naraneungeol

unmyeongiraneungeol
unmyeongiraneungeol

Senin, 28 September 2015

Menulis Cerpen

Diposting oleh Unknown di 18.33 0 komentar


Tugas bahasa Indonesia paling bikin bingung adalah “menulis”. Bener, kan? Mulai dari menulis karangan, paragraf, teks pidato, apalagi kalau udah menulis cerpen T_T Biasanya yang paling gampang itu search di Google. Eh, pas nanti dinilai, punya temen sebelah sama (padahal udah ngaku karya sendiri) -_-

Yang begini pasti sering kejadian. Alasannya susah, nggak bisa, dan bla bla bla... Padahal cerpen bisa berasal dari pengalaman kita sendiri. Kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan *curhat*, kali pertama ketemu si dia yang bikin hati ser-seran, sakit hati waktu putus, pertama kalinya dirawat di rumah sakit, dapat kejutan ulang tahun, dan peristiwa lain yang kita alami. Pengalaman pribadi bisa jadi sebuah cerpen.

Sekali lagi, menulis itu sama seperti berbicara. Kalau ada perasaan susah atau sulit saat membuat cerpen, kita hanya belum banyak berlatih ^_^

Langkah-langkah menulis cerpen:
1.    Menentukan tema. Yap, teman-teman harus menentukan tema cerpen terlebih dahulu. Bisa tentang percintaan, persahabatan, pendidikan, keluarga, atau sebagainya. Tema ini yang nantinya menjadi dasar cerpen yang dibuat.
2.    Mengumpulkan bahan cerita. Misalnya pengalaman pribadi, pengalaman orang lain dan kejadian di kehidupan sehari-hari.
3.    Menyusun cerita secara garis besar. Meliputi awal cerita, tokoh yang berperan, konflik, dan akhir ceritanya nanti.
4.    Mengembangkan cerita. Nah, mungkin bagian ini yang harus banyak dilatih. Bagaimana untuk memulai suatu cerita dengan paragraf yang baik. Menurutku, awal paragraf sangat menentukan sebuah cerpen. Paragraf pertama harus memberikan kesan menarik dan membuat pembaca penasaran dengan isi cerpen.
5.    Merevisi cerita. Setelah selesai, baca kembali cerpen yang teman-teman buat. Cek apa ada kesalahan dalam tanda baca, atau kalimat yang kurang tepat.

Dalam menulis cerpen, ada juga hal-hal yang harus diperhatikan, seperti:
a.    Narasi. Narasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam sebuah tulisan yang rangkaian peristiwa dari waktu ke waktu dijabarkan dengan urutan awal, tengah, dan akhir (Wikipedia). Ingat, cerpen merupakan cerita, maka cerita yang paragrafnya baik dan menarik akan menjadikannya enak untuk dinikmati.

b.    Deskripsi. Deskripsi adalah satu kaidah upaya pengolahan data menjadi sesuatu yang dapat diutarakan secara jelas dan tepat dengan tujuan agar dapat dimengerti oleh orang yang tidak langsung mengalaminya sendiri (Wikipedia). Namanya juga cerita, lebih baik kalau ada pendeskripsiannya. Jadi pembaca (sebagai orang yang tidak melihat langsung), bisa memiliki visualisasi apa yang penulis bayangkan. Misalnya, kita ingin bilang kalau seseorang itu cantik, ditulis dengan kata, “Dia sangat cantik.” Tapi cantiknya itu gimana? Coba deh, dengan cara deskripsi:

“Maksud Nata, sekarang Niki kelihatan berbeda. Entah sejak kapan kedua tungkai kakinya mulai memanjang, diikuti dengan lekuk pinggang yang sempurna. Kulitnya terasa lembut ketika menyentuh Nata. Rambutnya mulai dipanjangkan hingga menyentuh bahu, bersih dan berkilau di bawah terik matahari. Nata jadi ingin menyentuhnya, ingin tahu karena kelihatannya halus sekali. Matanya bulat, bibirnya kemerahan, lehernya jenjang....” (Refrain – Winna Efendi)

c.     Konflik. Jangan lupa selipkan konflik untuk menghidupkan cerpen. Bikin tokoh antagonis yang ngeselin dan bikin gregetan boleh juga :’)

d.    Perhatikan EYD. Jangan abaikan yang satu ini, terutama tentang tanda baca. Perhatikan penempatan tanda titik, koma, tanda tanya, penulisan istilah asing, tanda seru, dan sebagainya.

e.    Dialog. Dialog ini bisa dijadikan petunjuk tentang watak tokoh (dramatik). Selain itu dialog juga diperlukan untuk menghayati suasana.

f.     Memasukkan pengetahuan. Ya, ya, ini termasuk bagian keren! Contohnya novel-novel Andrea Hirata. Gimana hebatnya Kak Andrea menganalogikan kehidupan dengan sains, menggunakan kata-kata asing, sampai akhir novel Laskar Pelangi ada Glosarium-nya! Duh, aku sampai merinding bacanya...

Yang terpenting adalah... sering berlatih. Bukannya bisa itu karena terbiasa? Lebih sering kita berlatih, kita akan tahu kesalahan atau kekurangan kita, lalu berusaha untuk memperbaikinya. Pokoknya, learning by doing! Jangan lupa... berdoa juga ^_^

Minggu, 27 September 2015

Cerita Pendek - Cerpen

Diposting oleh Unknown di 09.24 0 komentar

Annyeong^^ Kita ketemu lagi. Mungkin ada diantara teman-teman yang ingin atau sedang menulis cerpen? Berikut ada sedikit bahasannya.

Arti cerpen sendiri udah tau, kan? Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah cerita tentang mantan suatu bentuk prosa naratif fiktif (sumber: wikipedia). Panjangnya kurang dari 10.000 kata (kurang lebih 3-10 halaman), dapat dibaca dalam waktu singkat, memberi kesan tunggal dan dominan, serta memusatkan pada satu tokoh dalam satu situasi.

Tidak semua cerita yang pendek disebut cerpen. Sebuah cerpen memiliki ciri-ciri:
1.    Ceritanya bersifat fiksi atau rekaan, bukan peristiwa yang benar-benar terjadi, tetapi logis bila terjadi
2.    Pokok pencerita terfokus pada satu aspek cerita yang menimbulkan kesan tunggal
3.    Masalah yang diungkapkan terbatas pada hal-hal yang penting saja, dengan pilihan kata yang tepat
4.    Peristiwa disusun dengan cermat, jelas, dan efektif
5.    Penyajian cerita bersifat naratif
6.    Panjang karangannya kurang dari 10.000 kata
7.    Dapat tuntas dibaca sekali duduk
8.    Berpusat pada satu pokok atau satu masalah

Cerpen dibangun atas dua unsur, yaitu:
1.    Unsur Intrinsik, adalah unsur yang membangun cerpen dari dalam cerpen itu sendiri. Unsur ini meliputi:

a.    Tema, yaitu pokok cerita atau dasar pembicaraan dalam cerita. Tema juga disebut dengan ide cerita.

b.    Penokohan/Perwatakan. Istilah tokoh merujuk pada orang atau pelaku cerita. Sedangkan penokohan menunjuk pada sifat dan sikap para tokoh yang menggambarkan kualitas pribadi seorang tokoh. Secara umum, kita mengenal tokoh:
1)    Protagonis adalah tokoh yang kita kagumi, tokoh yang memiliki nilai-nilai ideal dan menampilkan sesuatu yang sesuai dengan pandangan dan harapan pembaca
2)    Antagonis adalah tokoh yang menyebabkan terjadinya konflik. Yang jahat dan bikin gregetan gitu T_T
3)    Tritagonis adalah tokoh penengah yang fungsinya membantu menyelesaikan sebuah cerita
Ada beberapa penggambaran tokoh dalam cerpen, yaitu:
a)    Analitik (secara langsung), yaitu pengarang melukiskan watak tokoh secara langsung terhadap keadaan sikap, watak, dan kepribadian pelaku
b)   Dramatik (secara tidak langsung), pengarang melukiskan keadaan sekitar tubuh, tingkah laku, pandangan hidup, keadaan fisik dan tanggapan tokoh lain dalam cerpen
c)    Campuran, yaitu melukiskan watak tokoh dengan cara menggabungkan dramatik dan analitik

c.     Alur/Plot, yaitu urutan peristiwa yang terjadi berdasarkan hukum sebab-akibat. Alur membuat cerita berkesinambungan. Ada beberapa macam jenis alur, yaitu:
a)    Alur Maju, alur yang disusun dengan peristiwa yang berurutan mulai dari perkenalan hingga penyelesaian. Urutan peristiwanya:
1)    Mulai melukiskan keadaan (situation)
2)    Peristiwa mulai bergerak (generating circum tanses)
3)    Keadaan mulai memuncak (rising action)
4)    Mencapai titik puncak (klimaks)
5)    Pemecahan masalah/penyelesaian (denovement)
b)   Alur Sorot Balik (Flashback), yaitu peristiwa yang disusun tidak beraturan. Dapat dimulai dari peristiwa terakhir atau di tengah, kemudian menengok kembali pada peristiwa sebelumnya.
c)    Alur Campuran, yaitu alur yang menggunakan gabungan alur maju dan alur mundur.

d.    Setting/Latar, yaitu pelukisan tempat, waktu, suasana, dan situasi terjadinya suatu peristiwa dalam cerita.

e.    Sudut Pandang (Point Of View). Pada dasarnya, sudut pandang adalah veri pengarang, dalam arti sudut pandang yang diambil oleh pengarang untuk melihat peristiwa dan kejadian dalam cerita.
Ada 4 jenis sudut pandang yang biasa digunakan:
1)    Sudut pandang first person-central atau akuan sertaan (orang pertama, pelaku utama), artinya pengarang secara langsung terlibat dalam cerita
2)    Sudut pandang first person peripherial atau akuan tak sertaan (orang pertama, pelaku sampingan), artinya tokoh “aku” biasanya hanya menjadi pembantu atau pengantar tokoh lain yang lebih penting
3)    Sudut pandang third person-omniscient atau diaan mahatahu/serba tahu (orang ketiga, pelaku utama), artinya pengarang berada di luar cerita dan hanya menjadi seorang pengamat mahatahu atas peristiwa di luar tokoh atau di dalam batin tokoh
4)    Sudut pandang third person-limited atau diaan terbatas (orang ketiga, pelaku sampingan), artinya pengarang mempergunakan orang ketiga sebagai pencerita yang terbatas hak berceritanya.

f.     Konflik/Tegangan/Suspens, bagian cerita yang membuat pembaca tertarik untuk mengetahui kelanjutannya.

g.    Suasana, artinya segala sesuatu yang dialami pelaku, baik yang menyenangkan, menyedihkan, mengharukan, dan sebagainya.

h.    Gaya Bahasa. Pengarang melukiskan watak para pelaku dengan gaya bahasa yang sesuai dengan pengarang untuk menghidupkan cerita. Gaya bahasa diartikan kemahiran seorang pengarang dalam memilih dan menggunakan kata (diksi), yang pada akhirnya menjadi hasil ekspresi dirinya.

i.      Amanat, yaitu nilai, kesan, pesan dalam cerpen. Amanat adalah pesan berguna yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.

2.    Unsur Ekstrinsik, adalah unsur yang berada di luar cerpen, tetapi ikut mempengaruhi cerpen tersebut. Unsur ini meliputi:

a)    Keadaan subjektivitas yang memiliki sikap, keyakinan, dan pandangan hidup.
b)   Keadaan psikologis pengarang (yang mencakup proses kreatifnya).
c)    Keadaan lingkungan pengarang.
d)   Kondisi masyarakat atau pandangan hidup suatu masyarakat.

Tangan keriting ngetik segini juga. Sekian untuk kali ini^^ Semoga membantu...
 

Atika Ariyanti Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea